| Bunga Flamboyan di Kupang. Foto : Dokumen Pribadi |
Kekasih
Yang Tak Diinginkan
Seperti apakah rupa kerinduan yang menolak
pertemuan?
Seperti apakah rupa cinta pada kekasih yang tak
pernah diinginkan?
Apakah ia selayak kehidupan yang mengingkari
adanya kematian?
Kerinduan seperti apakah yang dapat kugambar untuk
menarik garis-garis agar sampai pada-Mu?
Wahai Kekasih.
Bagi-Mu segala cinta dan menghamba. Cinta dan penghambaan yang lekat dengan
tarikan dunia.
Sayap-sayap dzikirku patah gemeretak kala
kupilih duka.
Duka yang menjadi beban yang meletihkan pada titian
pendakian iman.
Oh,
puasakan aku wahai Tuhan,
agar aku menikmati kemerdekaan, lepas bebas dari kemelekatan.
Jadikan aku lupa segala, hingga aku sadar diri bahwa
aku bukan siapa-siapa.
Biarkan aku hilang lenyap,
hingga yang tersisa hanyalah belas kasih di dada,
antara
Engkau, aku dan semesta.
Kerinduan seperti apakah yang aku mampu gambarkan
kepada-Mu, Kekasih.
Kerinduan
dalam kecemasanku ;
apakah Engkau akan memalingkan Wajah-Mu?
(Bandung, 2013)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar